Showing posts with label Artikel Android. Show all posts
Showing posts with label Artikel Android. Show all posts

Google Melacak Perangkat Android Kita Melebihi Yang Kita Duga

Location service - Android
Fitur location service yang ada di perangkat Android kita sudah merevolusi cara kita menempuh suatu perjalanan. Kita bisa diantar dengan mudah oleh fitur tersebut dari lokasi X ke lokasi Y. 

Location history memungkinkan perangkat kita memberikan update lalu lintas secara otomatis sepanjang rute perjalanan yang kita lalui, atau memberikan kita peta dimana kita bepergian pada hari tertentu sebelumnya. Untuk menyajikan informasi seperti ini Google harus mengetahui dimana kita sekarang dan dari mana, jadi Google melacak nomor layanan smartphone kita seperti GPS dan data Wi-Fi.

Plus Minus Kotlin Dibanding Java

Top apps yang menggunakan Kotlin. Sumber: Appbrain

Pengantar

Kendala waktu dan produktivitas adalah dua hal utama yang perlu diingat saat mengerjakan project Android, dimana hal ini tidak mudah dicapai dengan boilerplate code dan exception handlers yang banyak sekali jumlahnya di Java. Jadi, sekarang saatnya mengenalkan bahasa baru dan yang lebih matang, seperti yang telah dilakukan secara efektif oleh JetBrains dengan memperkenalkan Kotlin.

Artikel ini akan mendiskusikan pada bagian penting di mana letak kekurangan Java sebagai bahasa pemrograman Android, dan mengapa Kotlin akan segera mengambil alih posisi Java.

Bahasa yang paling populer dan paling banyak digunakan di pemrograman Android saat ini adalah Java. Java sudah begitu dominan di dunia pemrograman dan kata  "Java" secara otomatis muncul di benak para programmer setiap kali mereka mendengar tentang kata pemrograman. Tidak diragukan bahwa Java mengambil alih pasar pemrograman secara prematur dan menjadi tidak tergoyahkan. Tetapi rupanya Java adalah bahasa pemrograman nomor satu yang umumnya dipilih oleh programmer untuk karirnya.

Mengapa Platform (Sistem Operasi) Android Gratis?

Strategi Google

Android jelas merupakan platform (sistem operasi) perangkat mobile yang hebat yang pasti sangat mahal biaya untuk development-nya. Jadi mengapa Google memberikan Android secara gratis?

Jawabannya bisa dimulai dengan melihat misi Google yang dengan jelas didefinisikan seperti berikut (dari corporate information):
Misi Google adalah mengorganisir informasi dunia dan membuatnya mudah diakses dan bermanfaat secara uiversal
Smarphone adalah perangkat konsumen yang paling populer, berjumlah lebih dari 4 miliar, jadi dengan menyediakannya secara gratis, Google yakin bahwa mereka memenuhi misi mereka tentang ‘dapat diakses secara universal’. Tapi, pastilah tetap harus ada suatu keuntungan bagi Google. Ketika semakin banyak orang online, akan semakin banyak orang menggunakan pencarian, yang pada akhirnya mendorong revenue iklan dimana hal ini adalah sumber pendapatan utama Google. Dalam suatu wawancara pada bulan Maret 2009, Andy Rubin (Andy Rubin adalah tokoh utama dalam development Android) menjelaskan:

20 Temuan Menarik Seputar App Piggybacking di Android

Ilustrasi Piggybacking
Piggybacking adalah proses menyuntikkan kode malicious ke dalam app Android asli atau menunggangi kode app asli dengan kode malicious. Model pengemasan app Android berpotensi memberikan peluang bagi para pembuat malware untuk menyuntikkan kode malicious ke dalam app normal, dengan cara membuat app malicious baru yang kemudian bisa di sebarkan ke para pengguna. Dengan adanya berbagai macam tool reverse engineering, app Android bisa dimidifikasi dengan mudah oleh pihak ketiga. Atau, yang lebih efektif adalah dengan mengubah suatu app yang populer. Jadi app normal ditunggangi oleh suatu kode malicious. Proses ini disebut dengan piggybacking (menunggangi). App asli yang sudah diubah disebut dengan piggybacked app (app yang sudah ditunggangi). App asli biasa disebut dengan Carrier (pembawa) dan kode malicious yang disuntikkan disebut dengan Rider (penunggang)

Market Android dan Jumlah APK

Gambar: Android Robot Toy, by Lucas Zallio, license: CC BY 2.0
Berikut dibawah adalah beberapa market dimana apps Android didistiribusikan dan jumlah app yang ada di market tersebut (data di bawah ini hanya data dari app yang didistribusikan secara free - bukan app yang berbayar). 

Nama Market  dan Jumlah APK
  • play.google.com
    • Market resmi Android (http://play.google.com, sebelumnya dikenal sebagai Google Market) atau disebut juga dengan nama Google Play        
    • jumlah APK: 4,024,891          
    • persentase: 71,11%
  • anzhi 
    • Anzhi market adalah market alternatif terbesar yang dijalankan dari China dan menargetkan pengguna Android berbabasis China (http://www.anzhi.com)
    • 742,894
    • persentase: 13,13%