Setelah fase pengujian website selesai dan semua perubahan yang diperlukan sudah dilakukan, website bisa diimplemenatsikan. Implementasi website adalah menerbitkan laman-laman website ke suatu web server. Banyak software editor HTML yang sudah dilengkapi dengan fitur yang mampu menerbitkan laman-laman tersebut ke suatu web server. Kita juga bisa menggunakan software FTP seperti WS_FTP atau CuteFTP, untuk menerbitkan laman-laman web ke web server. Setelah kita menerbitkan suatu website, kita sebaiknya melakukan test lagi pada laman-laman web tersebut untuk memastikan tidak ada error yang terjadi misalnya tautan yang salah atau gambar-gambar yang tidak muncul.
Showing posts with label Siklus Hidup Pengembangan Web. Show all posts
Showing posts with label Siklus Hidup Pengembangan Web. Show all posts
Fase Pengujian Web
Suatu situs web seharusnya di-uji/test pada berbagai tahap proses desain dan pengembangan web. Proses pengujian haruslah komprehensif dan meliputi review terhadap konten lamanweb, fungsionalitas, dan usabilitas (atau kemanfaatan). Situs web yang memiliki tautan yang salah, gambar yang tidak muncul, dan konten yang salah menyebabkan kesan yang buruk. Kita ingin menarik pengunjung ke situs web kita dan menjaga loyalitas mereka. Jika pengunjung mendapati bahwa situs web kita sangat buruk dalam pengujian dan maintenance, mereka cenderung tidak kembali lagi. Kita tidak bisa mengirimkan pesan kita jika pengunjung tidak sering datang ke situs web kita. Beberapa langkah dasar untuk menguji konten dan fungsionalitas meliputi:
Fase Desain & Development Web
Setelah menentukan maksud/tujuan dari web (dalam fase perencanaan) dan mendefiniskan konten dan fungsionalitasnya, kita perlu memikirkan desain webnya. Beberapa pertimbangan utama dalam men-desain web antara lain adalah menentukan bagaimana mengorganisasi konten laman web dengan cara memilih struktur web yang tepat, menentukan bagaimana menggunakan multimedia, memikirkan hal-hal atau masalah terkait aksesabilitas, dan men-desain laman-laman untuk pengunjung internasional. Salah satu aspek yang paling penting dari desain web adalah menentukan cara terbaik dalam menyediakan navigasi web. Bila para pengguna tidak bisa menemukan dengan mudah informasi yang sedang mereka cari, mereka tidak akan kembali lagi ke situs web kita.
Fase Analisa dalam Pengembangan Situs Web
Selama fase analisa, kita bisa membuat beberapa keputusan tentang konten dan fungsionalitas situs web. Untuk membantu menganalisa konten dan fungsionalitas situs web, kita sebaiknya mengidentifikasi terlebih dulu tugas-tugas apa saja yang perlu dilakukan oleh para user. Dengan adanya jawaban dari pertanyaan tersebut akan membantu kita menganalisa konten yang diperlukan untuk membantu tugas-tugas tersebut dan menentukan informasi yang bermanfaat bagi para user. Konten yang bersifat extra yang tidak memeliki tujuan apapun sebaiknya dihilangkan dari situs web.
Fase Perencanaan dalam Pengembangan Situs Web
Perencanaan dalam pengembangan situs web adalah fase pertama dalam siklus hidup pengembangan web. Aktivitas dalam fase ini adalah mengidentifikasi tujuan atau maksud pembuatan situs web. Langkah pertama dalam fase perencanaan situs web ini adalah menjawab pertanyaan berikut, "Apakah maksud dari situs web ini?" Seperti yang telah kita pelajari, baik individu maupun kelompok mendesain dan mempublish situs-situs web dengan berbagai macam maksud. Para individu mengembangkan situs-situs web untuk berbagi tentang hobi mereka, untuk posting resume, atau hanya sekedar berbagi ide tentang minat personal. Banyak organisasi membuat situs-situs web supaya para anggotanyatetap menerima informasi tentang event-event yang akan berlangsung atau untuk merekrut anggota baru. Perusahaan membuat situs web untuk mengiklankan dan menjual produk atau untuk menyediakan layanan pelanggan mereka 24 jam. Para instruktur mempublish situs web, atau menambah informasi tentang kursus mereka dengan menggunakan software manajemen kursus online, untuk memberi informasi siswa-siswa tentang kebijakan kursus, tugas-tugas, dan deadline, dan juga persyaratan kursus. Jika kita belum cukup mengidentifikasi maksud yang diinginkan tentang situs web, kita sebaiknya tidak memaksakan diri untuk melanjutkan project pengembangan web tersebut.
Siklus Hidup Pengembangan Web
Mungkin beberapa dari kita punya pertanyaan tentang apa yang dimaksud dengan siklus hidup (atau untuk konteks disini adalah siklus hidup pengembangan web). Jawaban atas pertanyaan ini bisa mengacu ke post artikel tentang Siklus Hidup Pengembangan Sistem Basis Data di link ini pada paragraf pertama hingga kedua.
Selama bertahun-tahun, dunia perguruan tinggi bidang TI sudah menekankan betapa pentingnya mengikuti siklus hidup pengembangan web ketika men-desain dan mengimplementasikan software baru untuk memastikan konsistensi dan kelengkapan. Proses pengembangan web seharusnya juga mengikuti siklus serupa. Perencanaan dan analisa yang komprehensif memastikan bahwa para developer akan memberikan apa yang dinginkan para user. Bila kita membuat kode laman-laman web tanpa perencanaan dan analisa yang menyeluruh, kita akan membuka risiko adanya informasi berkaitan yang hilang. Akan jauh lebih murah untuk membuat koreksi pada situs web pada fase awal pengembangan project daripada mengubah laman-laman web yang sudah jadi dan lengkap. [Baca juga: Siklus Hidup Proyek Pengembangan Business Intelligence]
Subscribe to:
Posts (Atom)